Semarang, 30-31
Januari 2016.
Event di akhir bulan Januari, J-Village Sunrise Ave
digadang-gadang oleh EO-nya akan seramai dan sekeren event besar Semarang
sebelum-sebelumnya.
Setidaknya itu adalah harapan dari EO ketika diucapkan di
salah satu komentar sosmed berinisial fb, facebook. Bertempat di Sunrise Ave
(semacam restaurant dan apalah saya harus menyebutnya) jalan Madukoro, cukup
butuh perjuangan dan petunjuk untuk sampai di tempat ini. berbekal tiket
terusan dua hari, maka sejumlah Jaeger berangkat ke sana.
Sabtu, 30
Januari. : selepas menyelesaikan perjalan
Semarang-Kendal-Sukorejo-Temanggung-Semarang, saya tiba di J-Village bersama
Gandhi pukul 5 sore dengan kondisi panggung sepi dan mayoritas pengunjung
menyebar di area makan maupun duduk-duduk di sekitar area event. Beberapa
komunitas baik dari cosu maupun manga, action figure, dsb, hadir meramaikan
area, termasuk stand jualan yang berjejer di sekitar panggung.
Sesuai rundown,
Galaxy Girl akan tampil kedua kalinya pukul 5 selepas tampil pertama pukul 1.
Benar, ada seseorang di sana yang menjadi alasan saya menjelajah kota itu masih
berkutat dengan junior-juniornya di GG. Berkeliling sebentar bersama Gandhi dan
rekannya, berburu costplayer dan sebagainya, hingga acara beralih secara tiba-tiba menjadi temu
Bintang Tamu : Cindy Gula, Yukotora Keiji, MM Earlene, dan Richfield Edbert,
sekaligus juru Costplay. Otomatis panggung menjadi rame dan berpusat kepada
mereka, terutama ketika Cindy Gula menyapa. Meleleh~~
Di satu sisi,
jadwal menjadi kacau karena, hei, aku datang kesini demi GG, dan ini
benar-benar menghancurkan persepsi.
Acara kembali
hidup ketika dilanjutkan dengan penampilan costplayer dari dalam maupun luar
kota. Berbagai tokoh, konsep, armor, cerita, dan sebagfainya mewarnai
penampilan costreet sore ini. semantara di tempat lain, obake menanti antrian
pengunjung.
Furqon~ (yang
gagal dalam misi)
Minggu, 31
Januari :terlepas dari Meet adan Greet
yang tidak dihadiri oleh saya, Jvillage
hari ini menjadi lebih hidup ketika kedatangan kami (bersama Gandhi dan Juni)
acara telah ramai oleh penampilan Smoochy dengan dance cover. Belum cukup,
Smoochy mengajak banyak penonton menjadi dance flashmob dengan cara menarik
mereka ke dalam area dance (seperti saya dan juni). Penampilan Smoochy hari ini
terus berlanjut dengan talk show sederhana dan sesi tanya jawab berhadiah. Pada
sesi ini, Juni menorehkan namanya ketika berhasil menjawab nama akun 3 personil
smocochy bahkan mendapat usapan rambut dari A’am. Kuis demi kuis berlanjut
hingga waktu serasa berhenti ketika mayoritas pengunjung terdiam pada pertain
costplay yang pernah ditampilkan Smoochy. Demi menyelamatkan nasib pengunjung,
saya yang sebenarnya masih dalam misi dan membutuhkan bantuan Aam mengenai hal
tersebut, terpaksa mengajukan diri dan sukses melewatinya dengan jawaban :
Nadia (shinoa), Mi-Chan (Athena), dan Aam (Kotori).
Tampalnya
Smoochy benar-benar menjadi warna di hari kedua ini. dengan sangat brilian,
mereka mengajak para pemenang Cosu bermain gobag sodor. Hal ini jauh lebih baim
daripada melihat mereka dimodusi perilah umur maupun rayuan lainnya yang hei,
aku juga bisa lebih cerdas dari itu kalau aku mau :v. well, Smoochy sukses
merebut acara hari ini.
Dikarenakan
hujan, sesi cabaret berlanjut di lantai dua. Secara pribadi, cabaret hari ini
masing-masing tim bersaing ketat dengan penampilan yang prima! Baik cabaret
Bleach, Fate, OnS, maupun Saint Saiya, dan sebagainya. Baik secara konsep,
performance, property, cukup menggambarkan
betapa kerasnya usaha yang masing-masing kontestan tampilkan, seru!
Menginjak sore,
acara kembali dihangatkan dengan gebrakan dari Cloverfaith! One Day, Closer,
Heartache, dan lagu lainnya membuat penonton rela terjun dan ramai bersama di
tengah cuaca yang tak cerah!
“itazura na
amega janna surukedo. Ikedesa nai kara” – hujan yang tak bersahabat menghalangi
langkahku tapi aku terus maju saja.
Terakhir, acara
ditutup dengan pengumuman pemenang.
Furqon~(andai
laporan ini ditulis lebih cepat, mungkin lebih banyak hal menyenangkan yang
tertulis).
Termasuk
kategori latepost terutama selepas terlewatinya event oleh WOG.
Dan termasuk
bisa bersyukur bisa bertemu mereka terutama setelah sekarang netbuk telah
pulih.
Setidaknya,
semoga kedepannya masih bisa mampir ke event Semarang meski akan tidak sesering
selama ini.
Buat para yang ketemu
di J-Village, Otsukare, you’re the hero and heroines! Great!
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar